Akibat Pengaruh Narkoba Jadi Terganggu Kejiwaan Hingga Dua Tahun Hidup Menjalani Di Pasung

Banyuasin – Intelpost.News.Com.
(09-10-2022).

Banyuasin – Malangnya Nasib yang yang harus di alami oleh pria yang berinisial FAH (45) warga Banyuasin, dirinya mengalami di pasung yang sudah sampai dua tahun di alaminya akibat dari gangguan jiwa, dan di anggap meresahkan masyarakat.

FAH mengalami gangguan jiwa akibat dari korban awalnya suka mengkosumsi Narkoba, akibatnya sering mengalami halusinasi, FAH merasa dirinya seakan selalu di serang dan di kepung massa, Sehingga sering tiba- tiba marah – marah tanpa sebab.

Dirinya selalu merasa curiga dan marah pada setiap orang yang ingin melihat kondisinya.

Hal seperti itupun sering terjadi walaupun terhadap anggota keluarganya sendiri, sehingga keluarganya sendiri pun jadi takut untuk mendekat saat untuk memberinya makan,” bahkan FAH tidak mau makan sehingga badannya menjadi sangat kurus.

Salah seorang keluarganya Nirwana Indawati menjelaskan, FAH selalu berhalusinasi dirinya merasa selalu di kepung hendak di hakimi massa,” sehingga FAH sering tiba – tiba marah – marah dan mengamuk seakan membela dirinya kepada orang – orang yang berada di dekatnya,” jelasnya.

Di karenakan semangkin banyak warga yang merasa khawatir melihat keadaannya, agar tidak terjadi hal – hal yang tidak di inginkan, akhirnya pihak keluarga memutuskan FAH untuk di pasung.

Namun walaupun sudah dua tahun menjalani di pasung, keadaan FAH bukannya malah menjadi baik, malah membuatnya menjadi semangkin parah.

Tindakan di pasung sebenarnya memang bukan lah suatu jalan cara pengobatan untuk menanggulangi terhadap orang yang dalam gangguan jiwa,” malah tindakan seperti itu sama saja menambah penderitaan terhadap orang yang mengalami gangguan jiwa.

Dalam menyikapi permasalahan seperti itu, langkah jalan yang terbaik dari pihak keluarga FAH agar sebaiknya FAH di serahkan ke Rumah Sakit Jiwa untuk menjalani Rehabilitasi pemeriksaan dan pengobatan kejiwaannya secara rutin.


(Jansep / Naibaho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *