Arjuna Sitepu, Tokoh LSM GAKORPAN-RI Bersuara Gagah Berani dalam Persoalan Korupsi!

Rokan Hilir // intelpostnews.com

Dalam sebuah pernyataan perss realse yang berani, Arjuna Sitepu, anggota LSM Team Investigator DPP GAKORPAN-RI, yang juga merupakan Kepala Perwakilan BI NEWS TV Provinsi Riau, mengecam tindakan korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum pengurus PWI Pusat, Rabu (17/4/2024).

Dengan rekam jejak yang terhormat dalam berbagai organisasi secara organisatoris, Sitepu mendesak pemeriksaan segera terhadap mereka yang terlibat, sesuai dengan UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pdana Korupsi, jo UU No 68 Tahun 1999 tetang Tata cara peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, jo PP No 71 Tahun 2000 tentang Tata cara peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam mencegah dan berantas korupsi, dan PERKI No 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik, jo UU No 14 Tahun 2008 tentang Informasi Publik, uraikan Sitepu.

Dia juga menyerukan pembubaran organisasi wartawan tersebut, yang telah mencoreng nama baik PWI secara Universal dan Absolud. jelasnya.

“Kasus Korupsi Dana Hibah FH BUMN. Polemik dan Kecaman Nasional”

Kabar tentang dugaan korupsi dana hibah FH BUMN sebesar Rp 6 miliar oleh oknum PWI telah memicu kecaman luas. Dengan hanya 10 dari 30 provinsi yang melaksanakan kegiatan UKW, meski Rp 4,6 miliar telah dicairkan, polemik ini telah menarik perhatian nasional, terang Sitepu.

“Sasongko Tedjo, Ketua Dewan Kehormatan PWI, Membuka Tabir Kasus”

Sasongko Tedjo, Ketua Dewan Kehormatan PWI, dengan tegas mengungkapkan kasus ini kepada publik, menyoroti dugaan cashback sebesar Rp 2,9 miliar. Dalam pernyataannya, sabtu (4/6/2024) dia menegaskan bahwa tidak ada potongan yang diperbolehkan, mengingat bantuan tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden ke Menteri BUMN saat pengurus PWI Pusat bertemu dengan Presiden di Istana Negara, 7 November 2023, kata Sasongko, beberkan Sitepu.

“Desakan untuk Pembubaran PWI Tuntutan Keadilan dan Transparansi”

Menghadapi skandal ini, desakan untuk pembubaran PWI menjadi semakin kuat. Bagaimana mungkin, argumen mereka, sebuah organisasi yang seharusnya menjadi panutan bagi wartawan “Se-Nusantara” dapat terlibat dalam korupsi? Tandas Arjuna Sitepu.

Klarifikasi telah diminta dari pengurus PWI, termasuk Ketua Umum Hendry Ch Bangun dan Sekretaris Jenderal Sayid Iskandarsyah dalam rapat Dewan Kehormatan, mereka sudah dipanggil, ungkap Sitepu.

“Menanti Sikap Resmi dari BUMN dan Penegak Hukum”

Publik kini menunggu respons dari BUMN dan penegak hukum terhadap kasus yang telah menodai citra organisasi pers ini. Kecaman keras telah dilontarkan dari berbagai unsur secara hitrogen, dan mata publik tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil untuk memulihkan integritas dan kepercayaan untuk tetap dipertahankan nama dan loga PWI ataukah dibubarkan! Tutupnya dan mengakhiri Press Realse-nya. (Surianto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *