Klenteng adalah Rumah Ibadah Agama Buddha, Tokoh Agama Konghucu Angkat Bicara

Medan | intelpostnews.com

Terkait pemberitaan di media electronik “Fajar.co.id” dan juga “merahputih.com”, memberitakan tanggal 29 Juli 2022, Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) dan Keluarga Cendekiawan Budhis Indonesia (KCBI) mengusulkan kepada Kemendikbud untuk merevisi buku PPKN kelas VII, ingin menambahkan nama tempat ibadah umat Budha yang sedia nya adalah vihara dan cetya, ditambah lagi kelenteng.

 “Saya sebagai penganut agama Khonghucu berharap berita tersebut adalah hoax, janganlah membuat pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan keresahan dan berpotensi mengganggu kerukunan antar umat beragama,” ungkap Djohan Adjuan disela sela acara Keagamaan berlokasi di Jalan Mestika 

Lanjutnya, sebab sudah jelas tertulis di undang-undang, PP no. 55/2007, bahwa nama tempat ibadah umat Budha adalah vihara dan cetya, sementara kelenteng adalah nama tempat ibadah bagi umat Khonghucu.

Dihimbau kepada semua umat Khonghucu agar jangan terpancing pada statement yang tidak bertanggung jawab tersebut, yang berpotensi menggangu kerukunan antar umat beragama. (Red/bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *