SDN Ceungceumjaya Tasikmalaya Terima Bantuan Revitalisasi Rp 273 Juta dari Pemerintah Pusat

Intelpostnews.com – Tasikmalaya, Jawa Barat,- SDN Ceungceumjaya yang berlokasi di Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, mendapat kucuran dana sebesar Rp 273.233.692 dari pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 yang disalurkan oleh Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), pembangunan satu toilet baru, serta rehabilitasi satu toilet lama. Proyek ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Ceungceumjaya dengan masa pengerjaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 30 Agustus hingga 31 Desember 2025.

Kepala SDN Ceungceumjaya, Itet Sumiati, menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Dana sebesar Rp 273 juta lebih merupakan dukungan yang sangat berarti bagi sekolah kami, terutama dalam mengatasi keterbatasan fasilitas kesehatan dan sanitasi yang selama ini menjadi tantangan,” ujar Itet saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Sabtu (27/09/2025).

Dengan jumlah siswa mencapai 176 orang dari berbagai jenjang kelas, kebutuhan akan sarana kesehatan dan sanitasi menjadi prioritas utama. Itet menilai pembangunan UKS dan toilet akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan kesehatan lingkungan belajar.

“Fasilitas sanitasi yang memadai sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Kami berharap pembangunan ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh warga sekolah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Itet menegaskan komitmen pihak sekolah dalam menjaga transparansi dan kualitas pelaksanaan proyek.

“Panitia pembangunan akan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan hasilnya sesuai standar. Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pendidikan,” tuturnya.

Ia juga berharap revitalisasi ini dapat mendorong semangat belajar siswa dan mendukung program pemerintah dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter.

“Revitalisasi ini merupakan langkah penting menuju sekolah yang ramah anak dan berkualitas. Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan inspiratif bagi anak-anak,” pungkasnya.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dasar di seluruh Indonesia. Melalui program ini, pemerintah berharap tercipta lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.