Intelpostnews.com – Tasikmalaya, Jawa Barat,- SD Negeri 2 Cukangkawung di Desa Cukangkawung, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi salah satu sekolah penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 dari Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sekolah dasar. Berdasarkan papan informasi kegiatan, SDN 2 Cukangkawung menerima bantuan senilai Rp796.336.500 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pengerjaan selama 90 hari kalender.
Pembangunan yang dilakukan meliputi rehabilitasi lima ruang kelas, rehabilitasi satu ruang administrasi, satu ruang perpustakaan baru, serta rehabilitasi empat unit WC sekolah. Saat ini, progres pembangunan tengah berlangsung dengan pekerjaan struktur utama dan pemasangan rangka bangunan.
Plt. Kepala SDN 2 Cukangkawung, Dede, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, Kementerian Pendidikan, serta Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya atas dukungan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap sekolah kami. Bantuan ini menjadi dorongan besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kenyamanan siswa. Dengan adanya ruang kelas dan fasilitas baru, kami optimistis mutu pendidikan di SDN 2 Cukangkawung akan semakin baik,” ujarnya saat di temui awak media, Senin (20/10/2025).
Ketua Komite Sekolah, H. Ajid Muslim, turut mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi warga sekolah dan masyarakat. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh anak-anak didik,” katanya.
Ia menambahkan, pihak komite akan berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan proyek agar sesuai dengan ketentuan dan transparan.
Dengan adanya program revitalisasi ini, SDN 2 Cukangkawung diharapkan mampu menyediakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi peserta didik, serta menjadi contoh bagi sekolah lain di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

















