Dairi | Intelpostnews.com
Sidikalang – Wakil Bupati Dairi terpilih Wahyu Daniel Sagala, angkat bicara terkait tuduhan dugaan penganiayaan terhadap Roy Erwin Sagala alias Sehat Sagala yang dimuat di salah satu media yang dialamatkan kepadanya.
Dalam pernyataannya, Wahyu Daniel Sagala menegaskan bahwa tuduhan tersebut kepadanya tidak berdasar.
“Saya menyatakan bahwa laporan ini tidak berdasar, “kata Wahyu Daniel Sagala saat dihubungi wartawan Media Intelpostnews.com via seluler, Sabtu (11/01/2025).
Menurut keterangan Wahyu Daniel Sagala, kronologis kejadian pada hari Sabtu tanggal 04 Januari 2025 dini hari pukul 02.07 WIB, terjadi kemalingan di gudang miliknya, dua unit handphone milik karyawannya yang bekerja di gudangnya tersebut lenyap digondol maling, mengetahui handphone milik kedua karyawan tersebut tidak ada, mereka (karyawan) tersebut melaporkan kepada Wahyu Daniel Sagala dan langsung cek CCTV yang ada di gudang tersebut, dan terlihat pelaku Roy Erwin Sagala alias Sehat Sagala pelaku maling handphone tersebut.
“Terkait dugaan terjadinya penganiayaan terhadap maling tersebut, Sehat Sagala ( Roy Erwin Sagala _Red ) ” saya sedang berada di rumah saudara Alfriansah Ujung Anggota DPRD Sumut dalam rangka menghadiri Undangan Makan Malam,
sehingga apa yang dituduhkan kepada saya adalah Fitnah, ” tegas Wahyu Daniel Sagala.
Selanjutnya esok pagi harinya Wahyu Daniel Sagala bermusyawarah dengan keluarga dan korban kemalingan handphone tersebut, perihal kejadian pencurian tersebut, kedua karyawan tersebut sangat berharap dikembalikan agar masalah ini tidak berlanjut dan diselesaikan secara kekeluargaan.
Pada hari Minggu pagi tanggal 05-01-2025, istri Pelaku bersama Ibu Mertuanya datang menjumpai Wahyu Daniel Sagala dan minta maaf serta bermohon agar kejadian tersebut tidak diperpanjang.
Wahyu Daniel Sagala berharap agar handphone kedua karyawannya dikembalikan, namun menurut keterangan istri pelaku kedua handphone tersebut,satu unit sudah dijual dan 1 unit lagi sudah digadaikan.
“Saya sangat terkejut dan sangat disayangkan saat ada media yang membuat berita terkait tuduhan penganiyaan yang saya lakukan, tanpa konfirmasi kebenarannya kepada saya, dan pelaku malah buat laporan ke Polres Dairi, ”tutup Wahyu Daniel Sagala, Sabtu(11/01/2025).(AJ)












