Intelpostnews.com | Tasikmalaya,Jawa Barat— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk kembali menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus memperkuat komitmen generasi muda dalam mengambil peran nyata bagi pembangunan bangsa.
Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Tasikmalaya, Fahmi Muzaki, S.T., menyampaikan bahwa kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni dan perayaan. Menurutnya, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, keberanian berinovasi, kemandirian ekonomi, serta kontribusi positif bagi masyarakat.
Fahmi menilai generasi muda, khususnya para pengusaha dan calon pengusaha, memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Dunia usaha bukan hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menggerakkan potensi ekonomi lokal.
“Kemerdekaan adalah semangat untuk terus berkarya, berinovasi, dan membangun bangsa. Karena itu, pengusaha muda harus mampu menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam kerja nyata, menciptakan peluang, membuka lapangan pekerjaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fahmi Muzaki. Minggu (16/08/2026).
Mendorong Pengusaha Muda Berani Mengambil Peran
Fahmi mengatakan, perkembangan zaman menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang semakin besar bagi generasi muda. Transformasi digital, perkembangan teknologi, perubahan pola konsumsi masyarakat, hingga persaingan ekonomi yang semakin terbuka menuntut pelaku usaha untuk terus belajar dan beradaptasi.
Menurutnya, pengusaha muda tidak boleh berhenti pada pola usaha yang konvensional. Kreativitas, inovasi, kemampuan membaca peluang, serta keberanian mengambil keputusan menjadi modal penting untuk menghadapi dinamika perekonomian.
“Pengusaha muda harus memiliki keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar, dan kemampuan untuk beradaptasi. Jangan takut menghadapi perubahan. Justru perubahan harus kita jadikan peluang untuk menciptakan sesuatu yang baru dan memberikan nilai tambah,” katanya.
Fahmi juga menekankan pentingnya membangun karakter pengusaha yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan pembangunan daerah.
Tasikmalaya Memiliki Potensi Ekonomi yang Besar
Sebagai daerah yang memiliki beragam potensi ekonomi, Kabupaten Tasikmalaya dinilai memiliki peluang besar untuk melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang mampu berkembang hingga tingkat regional maupun nasional.
Berbagai sektor seperti UMKM, ekonomi kreatif, perdagangan, pertanian, industri pengolahan, kuliner, pariwisata, hingga sektor jasa memiliki peluang untuk dikembangkan secara lebih profesional.
Fahmi berpandangan bahwa pengembangan potensi tersebut membutuhkan kolaborasi antara pengusaha, generasi muda, masyarakat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Potensi Tasikmalaya sangat besar. Tinggal bagaimana kita membangun ekosistem yang saling mendukung. Pengusaha tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi, jejaring, inovasi, dan semangat bersama untuk mengembangkan potensi yang ada,” ujarnya.
Menurutnya, semakin kuat ekosistem kewirausahaan di daerah, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan pekerjaan dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
HIPMI sebagai Rumah Pengusaha Muda
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Tasikmalaya, Fahmi juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
HIPMI, kata dia, harus menjadi ruang untuk memperkuat jejaring, bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, serta mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang memiliki daya saing.
“HIPMI harus hadir sebagai rumah bersama bagi pengusaha muda. Kita ingin membangun semangat bahwa menjadi pengusaha bukan hanya tentang membangun bisnis pribadi, tetapi juga tentang bagaimana bisnis tersebut bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” tutur Fahmi.
Ia berharap semakin banyak anak muda di Kabupaten Tasikmalaya yang berani memilih jalan kewirausahaan dan tidak takut untuk memulai dari skala kecil.
Baginya, usaha yang besar selalu berawal dari keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam menjalankannya.
Kemerdekaan Harus Melahirkan Kemandirian Ekonomi
Lebih jauh, Fahmi menilai salah satu bentuk nyata mengisi kemerdekaan pada era saat ini adalah dengan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Generasi muda harus didorong untuk menjadi pencipta lapangan pekerjaan, bukan hanya pencari pekerjaan. Dengan bertambahnya jumlah pengusaha baru, diharapkan semakin banyak peluang kerja yang dapat terbuka dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kemerdekaan memberikan kita ruang untuk menentukan masa depan. Sekarang tugas kita adalah mengisi ruang tersebut dengan karya dan prestasi. Kalau dulu para pahlawan berjuang mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini perjuangan kita adalah membangun Indonesia yang mandiri, produktif, maju, dan sejahtera,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pengusaha untuk tetap menjunjung tinggi etika dalam menjalankan usaha, membangun persaingan yang sehat, serta mengedepankan kolaborasi dibandingkan sekadar kompetisi.
Kolaborasi untuk Indonesia Maju
Dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, Fahmi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menghilangkan berbagai sekat yang dapat menghambat kemajuan.
Menurutnya, pembangunan ekonomi akan berjalan lebih cepat apabila seluruh pihak mampu bekerja bersama dengan tujuan yang sama.
“Indonesia tidak akan maju hanya karena kerja satu atau dua pihak. Kemajuan membutuhkan gotong royong. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, anak muda, akademisi, dan seluruh elemen bangsa harus mengambil peran sesuai kapasitasnya,” jelasnya.
Fahmi juga mengajak generasi muda Kabupaten Tasikmalaya agar tidak kehilangan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia percaya bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia dan keberanian generasi mudanya dalam mengambil peran.
Terus Melaju untuk Indonesia Maju
Menutup pernyataannya, Fahmi mengajak masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperbarui semangat persatuan, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Mari kita terus melaju. Jadikan kemerdekaan sebagai energi untuk berkarya, berinovasi, membangun usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan memberikan manfaat bagi sesama. Pengusaha muda harus hadir sebagai bagian dari kekuatan ekonomi bangsa,” pungkasnya.
Ia berharap semangat kemerdekaan dapat terus hidup dalam setiap aktivitas masyarakat, khususnya dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.
#hipmikabtasikmalaya
#KolektifKolaboratifBabarengan











