Intelpostnews.com | Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjalin komunikasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi antara Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, Ibnu Kurniawan, di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Cecep didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Lingkungan Hidup (PUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, S.T., M.T., serta Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Ir. Risnandar Nurdianto, S.T., M.T.
Bupati Cecep menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tasikmalaya, termasuk melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dan pembangunan jembatan gantung.
Ia berharap sinergi dengan BBPJN tidak berhenti pada program yang telah berjalan, tetapi terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas dan konektivitas jalan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Salah satu agenda strategis yang turut dibahas adalah rencana pembangunan Jalan Lingkar Utara dan Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Tasikmalaya.
Menanggapi rencana tersebut, Plt. Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat menyampaikan perlunya koordinasi lebih lanjut dengan Direktorat SSPJ–Pattimura. Pemerintah daerah juga perlu menyiapkan sejumlah persyaratan teknis sebelum rencana pembangunan dapat ditindaklanjuti.
Persyaratan tersebut meliputi rencana umum jaringan jalan, penetapan status jalan melalui Surat Keputusan (SK) Jalan, dokumen Detail Engineering Design (DED), serta kepastian kesiapan lahan.
Adapun terkait rencana pembangunan jalan layang atau flyover, pemerintah daerah diarahkan untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama menyangkut kesiapan desain teknis dan ketersediaan lahan.
Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap rencana pembangunan infrastruktur memiliki kesiapan administrasi, teknis, dan dukungan lahan yang memadai.
Di penghujung pertemuan, Bupati Cecep Nurul Yakin bersama pihak BBPJN juga sepakat menjadwalkan kegiatan motoran bersama di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Tasikmalaya berharap dukungan pemerintah pusat dan provinsi semakin memperkuat upaya pemerataan pembangunan infrastruktur.
Rencana pembangunan jalan lingkar utara dan selatan serta penanganan sejumlah infrastruktur lainnya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya.
Meski demikian, realisasi sejumlah rencana tersebut masih memerlukan tahapan koordinasi serta pemenuhan persyaratan teknis dan kesiapan lahan.

















