Intelpostnews.com | Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong percepatan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menegaskan bahwa migrasi menuju ekosistem digital pemerintahan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban yang harus dijalankan seluruh jajaran pemerintahan.
Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan penguatan ekosistem digitalisasi pemerintahan yang berlangsung di Ruang Command Center Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Selasa (3/11/2026).
Menurut Cecep, transformasi digital menjadi langkah penting agar birokrasi pemerintahan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen tersebut juga telah dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2025–2029 yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda).
Salah satu program unggulan yang menjadi bagian dari arah pembangunan tersebut adalah Desa Naik Kelas (Desa Nekelas). Program ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kapasitas pemerintahan desa sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat.
Dalam implementasinya, program Desa Naik Kelas memiliki sejumlah orientasi utama.
Pertama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memiliki kompetensi dalam menjalankan tata kelola pemerintahan modern.
Kedua, optimalisasi pelayanan publik melalui percepatan proses administrasi, penyederhanaan birokrasi, serta mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
Ketiga, kemudahan akses informasi dengan menyediakan saluran komunikasi yang efektif dan terintegrasi sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi pemerintahan secara lebih mudah.
Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, efektif, dan memiliki daya saing.
Meski demikian, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi dan sistem aplikasi. Kesiapan aparatur, pemerataan infrastruktur digital hingga tingkat desa, serta kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan digital juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Dengan demikian, migrasi menuju ekosistem digital diharapkan tidak berhenti pada perubahan sistem administrasi pemerintahan, tetapi benar-benar menghadirkan kemudahan, kecepatan, dan peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

















