Chapel USU Direnovasi Ibadah Tetap Berjalan Selama Masa Renovasi

Medan |intelpostnews.com 

Sejumlah dosen dan pegawai Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) bersama keluarga pendiri Chapel USU berkumpul di Gedung Rektorat USU pada Minggu (21/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi sekaligus dukungan terhadap proses penyelesaian renovasi Chapel USU yang sedang direncanakan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh sejumlah dosen senior dan tokoh Kristen di lingkungan USU. Mereka menyampaikan pandangan dan harapan agar proses renovasi Chapel USU dapat berjalan dengan baik, lancar, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa Kristen di lingkungan kampus.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta pertemuan menegaskan bahwa renovasi Chapel USU merupakan kebutuhan yang penting untuk mendukung kegiatan kerohanian yang selama ini telah berlangsung secara aktif di lingkungan universitas. Selain itu, mereka juga menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah dan dukungan yang telah diberikan oleh pimpinan universitas dalam upaya menyelesaikan proses renovasi tersebut.

Prof. Dr. Ternala Barus dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan universitas atas perhatian yang diberikan terhadap penyelesaian Chapel USU.

“Kami melihat adanya komitmen yang baik dari pimpinan universitas untuk memastikan bahwa kebutuhan pembinaan kerohanian warga kampus tetap menjadi perhatian,” ujarnya.

Menurut Prof. Ternala, keberadaan Chapel USU memiliki nilai penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai spiritual, serta wadah pembentukan moral bagi mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Hamzon Situmorang, Ph.D dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), menjelaskan bahwa selama proses renovasi berlangsung, kegiatan ibadah dan pembinaan rohani tetap dapat berjalan karena universitas telah menyediakan fasilitas sementara yang dapat digunakan oleh warga kampus.

“Dengan fasilitas gedung yang telah disediakan oleh Bapak Rektor sebagai tempat ibadah sementara, kegiatan ibadah tetap berjalan selama masa renovasi. Ini merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti sehingga pelayanan dan pembinaan rohani tidak terhenti,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. drg. Sondang Panggabean, Ph.D dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), mengajak seluruh warga kampus khususnya dosen dan pegawasi USU yang beragama Kristen untuk mendukung proses renovasi melalui doa dan sikap yang positif.

“Kita membawa seluruh proses ini dalam doa agar kondisi dan penyelesaian Chapel USU dapat berjalan dengan baik, damai, dan penuh hikmat. Harapan kita bersama, Chapel USU dapat direnovasi dengan baik untuk kepentingan seluruh sivitas akademika, khususnya bagi pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen USU,” katanya.

Ia menekankan bahwa cita-cita pendiriannya, Chapel USU pada awalnya telah menjadi salah satu pusat kegiatan pembinaan iman yang berperan penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Oleh karena itu, renovasi yang dilakukan diharapkan dapat menghadirkan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di masa mendatang.

Data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa Kristen di Universitas Sumatera Utara mencapai lebih dari 9.000 orang. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan akan sarana ibadah dan pembinaan rohani yang memadai di lingkungan kampus.

Hal yang sama disampaikan oleh Dr. Jenny Purba dari Fakultas Keperawatan. Menurutnya, keberadaan Chapel USU memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai aktivitas kerohanian yang berlangsung hampir setiap hari, berbagai kegiatan kerohanian dapat dilaksanakan secara rutin mulai dari hari Senin hingga Minggu dan tidak hanya digunakan untuk ibadah rutin, tetapi juga menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan pembinaan rohani, persekutuan doa, pendalaman Alkitab, konseling pastoral, pelatihan kepemimpinan rohani mahasiswa, pembinaan karakter akademik yang Kristianu, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan warga.

Para peserta pertemuan juga menyampaikan keyakinan bahwa Chapel USU memiliki sejarah panjang dalam perjalanan kehidupan kampus. Selama bertahun-tahun, tempat ibadah tersebut telah menjadi ruang spiritual yang melayani kebutuhan rohani mahasiswa, dosen, pegawai, alumni, serta berbagai komunitas warga Kristen yang berada di lingkungan universitas.

Menutup pertemuan tersebut, Pdt. Dr. Ance Sitohang, M.Div., M.Th selaku Chaplain sekaligus dosen pengajar Agama Kristen di USU menyampaikan pesan reflektif dan doa bagi seluruh proses yang sedang berlangsung.

“Kami berdoa kiranya Tuhan senantiasa memberkati setiap langkah, memelihara persatuan, dan menuntun seluruh proses renovasi Chapel USU hingga tuntas. Harapan kami, Chapel USU dapat kembali menjadi tempat ibadah yang nyaman, teduh, dan penuh berkat bagi seluruh keluarga besar Universitas Sumatera Utara,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pertemuan tersebut, dosen dan pegawai Kristen USU berharap proses renovasi Chapel USU dapat berjalan lancar hingga selesai. Mereka meyakini bahwa keberadaan Chapel USU yang lebih baik di masa depan akan menjadi sarana penting dalam mendukung pembinaan spiritual, penguatan karakter, serta pengembangan nilai-nilai kemanusiaan bagi seluruh sivitas akademika Universitas Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan