Intelpostnews.con – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah Kecamatan Tanjungjaya menggelar peringatan Milangkala ke-33 dengan semarak dan penuh kebersamaan, mengusung tagline “Ti Urang, Ku Urang, Keur Urang Tanjungjaya” sebagai semangat kolektif membangun daerah. Acara berlangsung di halaman kantor Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025).
Rangkaian Kegiatan Meriah dan Inklusif
Perayaan dimulai sejak Selasa (4/11) dengan doa bersama, dilanjutkan lomba cerdas cermat tingkat SD, lomba mewarnai, marawis, dan pertunjukan dugkol. Puncak acara pada Rabu (5/11) menghadirkan hiburan rakyat, senam massal, jalan sehat, serta pentas seni budaya khas daerah. Malam harinya, kegiatan ditutup dengan Tabligh Akbar bersama KH Hari Kosasih Sunarya dari Giri Harja 2, Bandung.
Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat dan agama, pelajar, serta warga dari berbagai lapisan masyarakat.
Camat Tanjungjaya: Momentum Syukur dan Refleksi
Camat Tanjungjaya, Rahmat Zenal Mutakin, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas usia ke-33 kecamatan yang terus menunjukkan kemajuan di berbagai bidang.
“Momentum Milangkala ini bukan hanya ajang seremonial, tapi juga bentuk rasa syukur dan refleksi untuk terus meningkatkan pelayanan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Rahmat.
Ia menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk menggali dan mengembangkan potensi desa, termasuk sektor pariwisata yang dinilai memiliki daya tarik tinggi.
“Kami akan berjuang bersama masyarakat dan kepala desa untuk mengembangkan potensi wisata di wilayah masing-masing. Pemerintah harus turun tangan demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi adalah Ngaloka Cai di objek wisata Situ Sangiang, yang berada di Desa Cilolohan dan Desa Cibalanarik. Menurut Rahmat, tradisi ini merupakan bagian dari sejarah buhun yang perlu dilestarikan.
“Alhamdulillah, warga sangat antusias mengikuti Ngaloka Cai. Ini warisan budaya yang harus kita jaga,” tutupnya.
Sinergi Masyarakat dan Pemerintah
Ketua pelaksana Milangkala, Asjam Noor, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Tanjungjaya.
“Kami bersyukur bisa terus membangun bersama masyarakat, mengangkat kearifan lokal dan potensi pelajar melalui lomba cerdas cermat, marawis, dan pertunjukan budaya,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh, mengingat kontribusi masyarakat dari berbagai sektor semakin solid.
“Tanjungjaya punya banyak aspek unggulan. Dukungan dari muspika, polsek, danramil, kepala desa, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting untuk kemajuan bersama,” tambah Asjam.
Hiburan dan UMKM Lokal
Milangkala ke-33 juga dimeriahkan oleh penampilan Lulu, eks peserta D’Academy Indosiar, serta pembagian hadiah lomba tingkat desa. Kegiatan ditutup dengan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan masyarakat Tanjungjaya.
Menuju Tanjungjaya Bagja Waluya
Dengan semangat “Ti Urang, Ku Urang, Keur Urang Tanjungjaya,” peringatan Milangkala ke-33 menjadi momentum memperkuat komitmen bersama menuju Tanjungjaya yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya.
“Semoga seluruh stakeholder, dari Forkopimcam hingga warga, semakin solid membangun Tanjungjaya,” pungkas Asjam.

















