Sukabumi l Intelpostnews.com
Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti pelatihan Duta Zakat Yang di selenggarakan Badan Amil Zakat Nasional Kota Sukabumi pada Rabu (26/02/25)
Menurut wakil ketua Bidang Perhimpunan Ade Munhyar saat di temui intelpostnews.com di sela acara mengatakan bahwa kegiatan Duta Zakat sebagai bentuk untuk menyukseskan pengelolaan zakat, infak, shodaqoh, pada beberapa tahun ke belakang BAZNAS Kota Sukabumi pernah mengunakan UPZ kesos di tiap kelurahan namun tadi menyentuh target sehingga kurang efektif.
Dalam memenuhi target pada tahun 2025, pihaknya membuat regulasi dan kebijakan untuk menarik relawan dari berbagai perguruan tinggi, sehingga para mahasiswa antusias untuk ikut sebagai Duta Zakat. Kedepan berharap mereka lebih konsen dan fokus melakukan penghimbauan dan mengajar masyarakat untuk berzakat Fitrah.
Ada 120 relawan yang ikut menjadi Duta Zakat dari berbagai perguruan tinggi dan sebagian pemuda dari organisasi masyarakat, setalah ini mereka mempunyai tugas namun tugasnya tidak sebatas hanya di bulan suci ramadhan saja, akan tetapi akan berkelanjutan. BAZNAS sendiri saat ini masih kekurangan tenaga namun dengan adanya relawan dari temen-teman mahasiswa sehingga pekerjaan lebih mudah di lakukan.
Para Duta Zakat kedepan bisa menjadi keluarga besar Baznas karena mereka sudah mau membantu pada kegiatan ini. Selain untuk menyampaikan tentang Zakat fitrah mereka memiliki tugas untuk menghimpun zakat fitrah, sehingga mereka akan mendapatkan hak dari apa yang mereka kerjakan dan hak mereka akan kami berikan sesuai asnaf.
Pihaknya berharap untuk bisa sukses dalam zakat, infaq, shodaqoh terutama di zakat fitrah. Karena tahun sebelumnya untuk zakat fitrah drastis menurun, Pihaknya berharap target zakat fitrah tahun ini bisa naik sampai 100%. Untuk zakat fitrah tahun ini sebesar 45000 per kepala di tambah infaq 5000 jadi kalau di uangkan sebesar 50000. Dan ini sudah hasil kesepakatan bersama.
Masih di tempat yang sama yoga Permana kepala bidang sarana umum menambahkan bahwa keberadaan BAZNAS tentu Sangata di harapkan masyarakat, maka dengan adanya Duta Zakat ini bisa mencetak Duta-Duta Zakat yang cinta terhadap Zakat sehingga bisa optimal dalam menghimpun Dana Zakat.
Duta Zakat sendiri terealisiasi di tahun 2025 sehingga ini menjadi yang pertama kalinya, kedepan pihaknya akan melakukan edukasi kepada para mahasiswa yang terdaftar sebagai Duta Zakat sehingga mereka bisa menjadi mitra BAZNAS.
Kedepan mereka bisa menjadi bagian dari BAZNAS dan bisa di libatkan kembali ketika ada program lainya.Fase pertama temen-temen mahasiswa harus faham tenang zakat, infaq dan sedekah serta tentang regulasi BAZNAS sehingga kedepan mereka menjadi Mita baznas untuk mensosialisasikan Tentang program BAZNAS. Mudah-mudahan mereka dapat mempublikasikan tentang Zakat dengan era mereka masing-masing.
Salah satu peserta Duta Zakat Nur Aina Oktaviani saat di temui mengatakan dirinya menginginkan pada bulan ramadhan sekarang bisa berbeda dengan bulan Ramadhan sebelumnya, dengan ikutnya menjadi Duta Zakat selain mengisi kekosongan waktu dengan bergabung sebagai Duta Zakat bisa menjadi lebih produktif dan bermanfaat ketimbang diam diri di rumah, Pungkasnya. (Sams)













