Reses Bernhard Damanik, SE Polisi Ingatkan Bahaya Narkoba: “Kami Butuh Informasi Masyarakat”

Simalungun | Intelpostnews.com

Persoalan peredaran dan penyalahgunaan narkotika menjadi perhatian serius dalam kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Simalungun dari Partai NasDem, Bernhard Damanik, SE, di Nagori Bandar Manik.

Saat mewakili Kapolsek Sidamanik, AKP.Rudy Panjaitan,SH Kanit Intelkam Polsek Sidamanik Iptu Budiono Siagian memberikan pengarahan kepada peserta reses agar bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan anggota keluarga dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam membantu aparat kepolisian mengungkap jaringan peredaran narkoba, khususnya di wilayah Nagori Bandar Manik dan sekitarnya.

«“Kami butuh informasi dari masyarakat bagaimana perkembangan narkoba di Nagori Bandar Manik dan sekitarnya. Kami tidak akan dapat menangkap para bandar dan pemakai narkoba tanpa bantuan informasi dari masyarakat. Karena pada umumnya, para pengedar narkoba itu bekerja sangat rapi dan hati-hati atau silent,” ujar Iptu Budiono.»

Ia mengajak masyarakat tidak tinggal diam apabila mengetahui adanya indikasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing. Informasi dari masyarakat, menurutnya, dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi kepolisian dalam melakukan tindakan terhadap jaringan narkoba.

Orang Tua Diminta Awasi Pergaulan Anak

Selain persoalan narkoba, Iptu Budiono juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam penggunaan kendaraan bermotor.

Ia meminta orang tua tidak membiarkan anak berkendara dengan kendaraan yang telah dimodifikasi secara tidak sesuai dengan ketentuan lalu lintas.

“Orang tua tetap harus memonitor anaknya dalam berkendara. Jangan biarkan anak-anak memodifikasi motornya tidak sesuai aturan lalu lintas yang dapat merugikan dirinya sendiri,” katanya.

Ia mencontohkan penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan serta modifikasi lampu sein yang dapat mengganggu keselamatan dan berpotensi melanggar aturan lalu lintas.

Menurutnya, pengawasan orang tua bukan hanya untuk mencegah pelanggaran hukum, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan anak ketika berada di jalan raya.

Reses Jadi Ruang Kolaborasi Masyarakat dan Polisi

Penyampaian tersebut mendapat perhatian peserta reses. Persoalan narkotika dan keselamatan berlalu lintas dinilai membutuhkan keterlibatan bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah, orang tua, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan aparat kepolisian semakin terbuka sehingga berbagai persoalan keamanan dan ketertiban di Nagori Bandar Manik dapat segera ditindaklanjuti.

Masyarakat diminta tidak takut memberikan informasi. Sebab, perang terhadap narkoba tidak cukup hanya mengandalkan kepolisian, tetapi membutuhkan keberanian masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungannya.(R1/UM)