Peringatan! Penipuan Atas Nama DJP Mengincar Warga Kapuas Hulu

Bukti pesan WhatsApp dari pelaku yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
Bukti pesan WhatsApp dari pelaku yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

Kapuas Hulu | intelpostnews.com – Masyarakat Kapuas Hulu diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan terbaru yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Penipuan ini dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp dan telah memakan korban.

Salah satu warga yang menjadi korban adalah Rizal. Ia mengaku dihubungi oleh seseorang yang mengklaim sebagai petugas DJP. Dalam pesan WhatsApp tersebut, pelaku meminta Rizal untuk mentransfer uang sebesar Rp10.000 sebagai biaya materai elektronik melalui aplikasi mobile banking. Namun, setelah mengikuti instruksi pelaku, uang dalam rekening Rizal justru terkuras hingga mencapai Rp5.000.000.

Modus serupa juga dialami oleh beberapa kontraktor di wilayah Kapuas Hulu yang menerima pesan mencurigakan dari nomor tak dikenal. Tak hanya itu, seorang pengusaha toko material bangunan juga hampir menjadi korban, namun berhasil menggagalkan upaya penipuan karena merasa curiga. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Jika ada pesan atau telepon yang mengatasnamakan DJP, sebaiknya jangan langsung dipercaya. Segera laporkan atau konfirmasi ke kantor pajak resmi terdekat,” ujar Wajib Pajak yang pernah mendapatkan pesan WhatsApp serupa.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak sembarangan membagikan informasi pribadi dan data perbankan melalui aplikasi pesan. Keamanan data pribadi menjadi kunci penting untuk menghindari kerugian akibat penipuan digital.

Dengan makin berkembangnya teknologi, modus penipuan pun semakin beragam dan canggih. Oleh karena itu, kewaspadaan dan literasi digital masyarakat menjadi benteng utama dalam melindungi diri dari kejahatan siber seperti ini.