Intelpostnews.com – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan PAUD Tahun 2025. Salah satu penerima manfaat dari program ini adalah TK Attoyibah Sukarame, yang berlokasi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Melalui alokasi dana sebesar Rp415.085.000, TK Attoyibah kini tengah melaksanakan pembangunan tiga fasilitas vital yang akan menunjang proses pembelajaran dan kesejahteraan anak-anak secara holistik yang diantaranya:
Pembangunan 1 Ruang APE Luar (Alat Permainan Edukatif)
Dengan ukuran 6,5 meter x 5,4 meter, ruang APE luar ini dirancang sebagai area bermain terbuka yang mengintegrasikan unsur edukatif dan rekreatif. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan berbagai alat permainan yang sesuai dengan standar keamanan dan pedagogi PAUD, seperti jungkat-jungkit, perosotan, dan permainan sensorik. Area ini diharapkan menjadi pusat aktivitas fisik yang mendukung perkembangan motorik kasar, koordinasi tubuh, serta kemampuan sosial anak melalui interaksi dan kerja sama saat bermain.
Pembangunan 1 Ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)
Ruang UKS yang dibangun dengan dimensi 5 meter x 10 meter akan menjadi fasilitas kesehatan pertama di lingkungan TK Attoyibah. Ruangan ini akan dilengkapi dengan peralatan dasar seperti tempat tidur periksa, kotak P3K, alat ukur tinggi dan berat badan, serta poster edukasi kesehatan. Selain sebagai tempat penanganan awal bagi anak yang sakit, ruang UKS juga akan digunakan untuk kegiatan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan rutin, dan pembiasaan pola hidup bersih dan sehat sejak dini.
Pembangunan 1 Toilet Sekolah
Fasilitas toilet yang dibangun berukuran 8 meter x 3 meter, dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan anak-anak usia dini. Toilet ini akan memiliki sekat khusus untuk anak laki-laki dan perempuan, wastafel dengan ketinggian yang sesuai, serta sistem sanitasi yang ramah lingkungan. Kehadiran toilet yang layak dan bersih sangat penting dalam membentuk kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mendukung kesehatan anak secara keseluruhan.
Kepala TK Attoyibah, Iso Sobariah, Ketua Yayasan, dan masyarakat Kampung Cihandeuleum Hilir RT 003 RW 009 Desa Sukakarsa Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah yang saat ini sudah terlaksana hampir 60 persen pengerjaan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Fasilitas yang dibangun Alhamdulillah sudah hampir 60 persen pengerjaannya yang insya Allah akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak, serta mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan dan sehat,” ujarnya.
Program revitalisasi ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini, dengan fokus pada peningkatan sarana dan prasarana di daerah-daerah yang masih mengalami keterbatasan. Pemerintah berharap bahwa investasi ini akan memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter.
Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Reza Mohamad Tsani, S.Psi, M.Si., turut mengapresiasi pelaksanaan program ini. “Kami berharap revitalisasi ini menjadi pemicu semangat bagi satuan pendidikan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini,” katanya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (17/9/2025).
Dengan pembangunan fasilitas baru ini, TK Attoyibah Sukarame diharapkan mampu menjadi model satuan pendidikan PAUD yang unggul di wilayah Tasikmalaya. Langkah ini juga menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap pendidikan anak usia dini adalah investasi strategis dalam membangun masa depan bangsa.

















