Medan | intelpostnews.com
Pengurus Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (PPDI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kota Medan, melakukan rapat penambahan divisi divisi untuk melengkapi kegiatan kegiatan yang akan diagendakan kedepan.
Rapat terbatas seluruh pengurus dengan mengundang dari beberapa lembaga lain, agar dapat tercipta kolaborasi dan kerjasama yang baik kedalam wadah perkumpulan para awak jurnalis. Rapat yang di adakan di kantor DPC kota Medan di jalan Setia Jadi no 3 kecamatan Medan Timur Kota Medan, Selasa (29/10/2025), dari pukul 16.30 wib hingga selesai.
Perlu diketahui visi misi dari PPDI adalah menjadi organisasi pers daerah yang profesional, independen dan berintegritas. Meningkatkan kualitas pers daerah, mendorong persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kesadaran masyarakat melalui media pers. Dengan motto membangun persatuan kopetensi dan kualitas pers daerah.
Ketua DPC PPDI kota Medan, Febri Harapan Mangapul Turnip S Kom, menyambut baik kehadiran beberapa orang anggota dari berbagai lembaga tersebut dan mereka juga dengan senang hati bersedia bergabung di PPDI.
“Kami sebagai pengurus cabang PPDi kota Medan berharap dengan bergabung nya dari beberapa lembaga lain dapat ikut serta membangun dan mengembangkan perkumpulan ini, yang mana salah satu diantara lembaga yang hadir dari lembaga kesenian nusantara , kemudian kedepan akan kita laksanakan kegiatan kegiatan lainnya yang bersifat sosial.” ujar Febri Turnip.
Lanjut nya, DPC PPDI akan mengadakan kegiatan Donor Darah pada tanggal 25 November 2025 di kantor ini, dan akan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Ini juga akan melibatkan beberapa kalangan mahasiswa dan masyarakat, agar dapat terjalin nya hubungan perkumpulan ini kepada semua kalangan.
“Untuk kegiatan donor darah ini kami mengagendakan sekitar 200 pendonor, dan akan diberikan berupa bingkisan sembako bagi para pendonor.” akhiri Febri Turnip.
Rapat berjalan dengan lancar disertai suasana yang harmonis. Kedepan juga akan diadakan rapat lagi agar agenda agenda yang dicanangkan dapat segera terealisasi dengan baik. Kemudian rapat ditutup dengan doa yang dipimpin ustad Martono. (13H)












