Pupuk Subsidi Langka, Diduga Agen Tidak Transparan Pada Petani.

Palas Intelpostnews.

Masyarakat Padang Lawas kurang lebih 50 % bertani, Program Pemerintah swasembada pangan tentu sangat mendukung kekuatan Negara, namun sangat disayangkan saat para petani membutuhkan pupuk yang disubsidi Pemerintah untuk dijangkau para petani terkadang lenyap ditelan bumi, dan itu sudah menjadi momok empuk bagi oknum agen atau penyalur pupuk bersubsidi alias Kios.Setiap awal tahun Masyarakat melalui kelompok tani mereka diminta persyaratan atau RDKK dengan tujuan perlengkapan permohonan bantuan pupuk subsidi.22/04

Ramli Harahap warga Kecamatan Sosopan saat dikonfirmasi Media ini disawahnya menjelaskan, bahwa mereka menerima Pupuk subsidi tidak tentu, bahkan pernah juga mulai dari tanam sampai panen tidak pernah memakai pupuk Subsidi. Kadang kami petani merasa kesal terhadap kios atau agen, mereka enggan memberikan informasi pada kelompok disaat pupuk Subsidi datang, tutur bapak paruh baya.

Dilain tempat Andi Warga Kecamatan Barumun Tengah saat dikonfirmasi Media Intelpostnews, membenarkan bahwa Pupuk Subsidi sudah sering tidak sampai kepada kelompok tani, menurutnya tertutupnya informasi dari kios kepada petani dan peran dari PPL atau dinas pertanian belum sepenuhnya. Kita yakin sesuai program Kementerian Pertanian Pendistribusian Pupuk Subsidi pasti ada hanya saja setelah dari agen dan Kios pupuk lenyap, saya berharap kepada pihak pemerintah tidak setengah hati menindak Para agen dan Kios yang nakal. Tuturnya

Pantauan media ini disejumlah kecamatan dieksBarumun Tengah Kabupaten Padang Lawas para petani sudah sibuk menggarap sawah tentu harapan masyarakat, pemerintah benar-benar peduli dengan kebutuhan salah satunya Pupuk Subsidi yang dapat dijangkau, bukan laporan diatas meja dan peran serta Babinsa dapat memberikan pendampingan agar kebutuhan petani dapat dipenuhi. (BS)