Intelpostnews.com | Tasikmalaya, Jawa Barat – Peringatan Hari Saka Bakti Husada ke-41 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat.
Atas nama keluarga besar UPTD Puskesmas Cigalontang, Kepala UPTD Puskesmas Cigalontang, Ayi Luqmanul Hakim, S.Kep., Ners., menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Saka Bakti Husada yang diperingati pada Jumat, 17 Juli 2026.
Menurut Ayi, Saka Bakti Husada memiliki peran strategis sebagai wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan. Terlebih, tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks, mulai dari pencegahan penyakit menular, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, hingga persoalan stunting dan gizi.
“Sebagai wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega, Saka Bakti Husada memiliki peran strategis. Di tengah berbagai tantangan kesehatan saat ini, mulai dari pencegahan penyakit menular hingga masalah stunting dan gizi, kehadiran adik-adik Pramuka sangat dibutuhkan,” ujar Ayi.
Ia menegaskan, para anggota Saka Bakti Husada tidak hanya berperan sebagai peserta kegiatan kepramukaan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi role model dan agen perubahan dalam menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
“Adik-adik Pramuka bukan hanya sekadar anggota, melainkan role model dan agen perubahan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat luas,” katanya.
Lebih lanjut, Ayi menyampaikan bahwa UPTD Puskesmas Cigalontang berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada anggota Saka Bakti Husada melalui berbagai program dan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan.
Salah satunya melalui pembinaan berbagai krida, termasuk Krida Bina Lingkungan Sehat dan Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Melalui program-program krida yang ada, seperti Krida Bina Lingkungan Sehat dan Krida PHBS, kami di Puskesmas berkomitmen penuh untuk terus membina dan mendampingi adik-adik Saka Bakti Husada,” ungkapnya.
Ayi berharap, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para anggota Saka Bakti Husada tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh dapat diaplikasikan secara nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar,” harapnya.
Menutup pesannya, Ayi mengajak seluruh generasi muda untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
“Ingatlah selalu bahwa masa depan bangsa tidak dibangun dari nostalgia, melainkan dari aksi nyata. Mari bersama Saka Bakti Husada kita wujudkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pelopor hidup sehat,” tandasnya.


















