Taput I intelpostnews.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui olahraga, pendidikan karakter dan pelestarian budaya daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui Turnamen Margala dan Futsal Jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026, yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Menara Pandang Salib Kasih, Siatas Barita, Selasa (29/9/2026).
Hadir mendampingi Wabup, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan, S.Sos., MM., dan Camat Siatas Barita Renhard Manullang.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan olahraga, ketangkasan, kerja sama, disiplin dan sportivitas, sekaligus melestarikan permainan tradisional Margala.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan, S.Sos., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta merupakan tim hasil seleksi dari empat wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara. Pada putaran final, masing-masing kategori diikuti delapan tim jenjang SD dan delapan tim jenjang SMP.
Cabang yang dipertandingkan meliputi Margala SD, Margala SMP, Futsal SD dan Futsal SMP. Pertandingan Margala dan Futsal SD dilaksanakan Selasa (29/9), sedangkan Futsal SMP dilaksanakan Rabu (30/9). Seluruh pertandingan dipusatkan di kawasan Salib Kasih, Siatas Barita.
Dalam sambutannya, Wabup Deni menyampaikan bahwa turnamen ini bukan semata-mata tentang kemenangan, tetapi menjadi pengalaman dan memori positif bagi peserta didik untuk belajar, berkembang, membangun kebersamaan serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan.
“Jadikan kegiatan ini sebagai memori bagi kalian. Tunjukkan sportivitas dan kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini semakin menambah semangat belajar dan meningkatkan skill kalian, karena masa depan Tapanuli Utara adalah kalian semua,” ujar Wabup.
Wabup juga mengingatkan peserta untuk menghormati lawan, wasit, guru pendamping dan panitia serta menjaga sikap selama mengikuti pertandingan. Khusus permainan Margala, Wabup menekankan pentingnya menjaga permainan tradisional sebagai bagian dari budaya daerah agar tetap dikenal dan dimainkan oleh generasi muda.
Usai membuka turnamen, Wabup Deni bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara turut ambil bagian dalam pertandingan Margala persahabatan melawan para guru. Suasana berlangsung meriah dan penuh keakraban, sekaligus menunjukkan semangat sportivitas dan kebersamaan dalam melestarikan permainan tradisional daerah.
Selain sportivitas dan prestasi, Wabup mengajak para siswa menerapkan SAITAPAIAS (Siswa-siswi Tapanuli Utara Peduli Kebersihan Sekolah dan Lingkungan) dengan membiasakan diri menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik.
Wabup juga mengingatkan pentingnya menjalankan Tapamajuma, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan literasi, numerasi dan keterampilan sosial siswa melalui kebiasaan positif di lingkungan satuan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap lahir generasi muda yang sehat, tangguh, sportif, berprestasi, memiliki karakter positif, peduli terhadap lingkungan serta tetap mencintai budaya daerah.
Turnamen ini mengusung tema futsal “Junjung Tinggi Sportivitas, Wujudkan Generasi Muda Tapanuli Utara yang Tangguh dan Berprestasi”, serta semangat Margala “Melestarikan Budaya, Menjalin Kebersamaan, Mewujudkan Generasi Tapanuli Utara yang Sehat dan Sportif.” (sobat)












