Abrasi Pantai Kapuas Ancam Permukiman Warga di Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan

Kapuas Hulu | intelpostnews.com – Abrasi pantai Sungai Kapuas yang terjadi di jalur kanan mudik wilayah Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, kini semakin memprihatinkan. Warga RT 06 dan RT 07 RW 02 di kawasan tersebut mulai merasakan dampak langsung dari derasnya arus sungai yang terus mengikis bibir pantai hingga mengancam keselamatan tempat tinggal mereka.

Menurut Enok, salah satu warga RT 06, abrasi ini telah menyebabkan beberapa rumah warga roboh. Ia menyebutkan, kondisi tersebut terjadi secara perlahan namun pasti, dan kini telah mendekati kawasan padat permukiman yang dihuni oleh ratusan warga.

“Ada ratusan rumah di sini yang sangat dekat dengan titik abrasi. Setiap malam kami khawatir, takut rumah tiba-tiba longsor ke sungai,” ujar Enok kepada awak media, Minggu (6/4/2025).

Ia juga menekankan bahwa jika tidak segera ditangani oleh pihak terkait, baik dari pemerintah daerah, DPRD Kapuas Hulu, maupun pemerintah pusat, maka dikhawatirkan akan terjadi kerusakan yang lebih parah dan bisa mengakibatkan korban jiwa.

“Kami mohon kepada pemerintah agar memberikan perhatian serius. Ini bukan hal sepele. Sungai Kapuas ini deras dan arusnya terus mengikis tanah di tepian. Jika terus dibiarkan, bukan hanya rumah yang akan hilang, tapi juga nyawa,” tegasnya.

Warga berharap agar pemerintah segera melakukan upaya konkret, seperti pembangunan tanggul penahan atau normalisasi tepian sungai, untuk menghentikan laju abrasi yang semakin mengganas.

Abrasi pantai Sungai Kapuas telah menjadi isu krusial yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Warga Kedamin Hilir berharap bantuan segera datang, agar mereka tidak kehilangan tempat tinggal yang sudah mereka huni selama puluhan tahun.

Amydar turut menyuarakan kekhawatiran warga. “Abrasi ini sudah sangat mengkhawatirkan, kami minta segera ada tindakan nyata dari pemerintah, jangan tunggu sampai korban berjatuhan,” ujarnya.