Simalungun | Intelpostnews.Com
Bertempat di balai pertemuan kantor camat Sidamanik kabupaten Simalungun,telah dilaksanakan Rapat Kerja Kunjungan Lapangan dalam rangka Ramperda Pertanggung jawaban Bupati Simalungun TA 2024 kabupaten Simalungun yang dihadiri oleh para Camat dari Daerah Pemilihan VI, yaitu Camat Sidamanik,Pamatang Sidamanik, Dolok Pardamean, Girsang Sipangan Bolon,Dolok Panribuan, Jorlang Hataran,Panei dan Panombean Panei, dan juga dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah ( OPD)Kamis,26 Juni 2025.
Acara diawali dengan kata ucapan selamat datang yang disampaikan oleh Camat Sidamanik, Juliana,F,Sip.Dalam kata sambutannya,Camat Sidamanik mengucapkan terimakasih atas kehadiran anggota DPRD Simalungun dari dapil VI,yang berarti para anggota DPRD Simalungun dari dapil VI memperhatikan pembangunan di wilayah daerah Dapil VI ini.
Ketua team kunjungan lapangan DPRD SIMALUNGUN dapil VI,Bernhard Damanik, SE Dalam bimbingan dan pengarahannya mengatakan: ” bahwa ini adalah kegiatan rutin tahunan yang selalu kita laksanakan.Dimana kami ingin mengkonfirmasi kepada para pangulu lokus ( lokasi kegiatan ) yang dilaksanakan OPD (Organisasi Perangkat Daerah)di Nagori Nagori di wilayah Daerah Pemilihan VI.Oleh karenanya diminta kepada para pangulu untuk mengatakan yg sejujurnya, jangan ada dusta diantara kita.Dan jangan takut melaporkan kepada instansi terkait apabila ada pembangunan yang tidak dikerjakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengerjakannya “, ucap nya.
Dan terimakasih kita ucapkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar), Dinas Koperasi UMKM,Dinas Kesehatan,Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian beserta seluruh camat se Daerah Pemilihan VI,para Pangulu dan lurah serta kepala kepala instansi dinas dari setiap kecamatan.
Acara kunjungan lapangan DPRD Simalungun sempat panas saat adanya laporan Rehabilitasi Sekolah Dasar di Nagori Bahal Gajah antara Dinas Pendidikan dan Pengajaran dengan anggota DPRD Simalungun dari Partai PDIP, Maraden Sinaga.Dimana ada kejanggalan biaya pembangunan gedung sekolah dasar bisa sama dengan biaya rehabilitasi gedung sekolah dasar.Dinas Pendidikan dan Pengajaran Simalungun berkilah bahwa itu semua urusan pusat karena itu Dana Alokasi Khusus.Tetapi yang menentukan/menghunjuk pengerjaan proyek pembangunan sekolah dasar tersebut adalah pihak Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Simalungun, ujarnya
Disamping Maraden Sinaga dari Partai PDIP, Ketua team DPRD Simalungun, Bernhard Damanik, SE juga menyoroti banyaknya kejanggalan-kejanggalan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Pengajaran, dimana dalam satu bangunan sekolah bisa dikerjakan oleh 4 pemborong.Jadi seolah-olah ada bagi-bagi kue, ucap mereka.
Ketua team DPRD Simalungun Bernhard Damanik, SE menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi kunjungan kerja lapangan DPRD Simalungun dalam menyikapi Laporan Kerja dan Pertanggung Jawaban (LKPJ) kali ini mengatakan adanya penurunan.Dimana setiap Operasi Perangkat Daerah (OPD) melaporkan tidak secara rinci, melainkan glondongan, sehingga seolah-olah ada yang ditutup-tutupi.
Kunjungan kerja lapangan anggota DPRD Simalungun diakhiri dengan kunjungan lapangan memeriksa pembangunan kantor camat Sidamanik di kecamatan Sidamanik dan pembangunan di nagori kecamatan Pamatang Sidamanik.
Dapat diinformasikan bahwa dari 9 (sembilan) orang anggota DPRD Simalungun dari Daerah Pemilihan VI yang turut menghadiri kunjungan kerja lapangan hanya 8 (delapan) orang yaitu Bernhard Damanik, SE sebagai Ketua team (Nasdem), Maraden Sinaga (PDIP), Jadiaman Damanik (Perindo), Walpiden Tampubolon (Demokrat),Eva Sinaga (Golkar),Kristok Damanik ( Golkar),Ferson Purba (Gerindra), Frendi Warisman Sitio (Hanura)dan 1 (satu) orang tidak hadir Aprimo Sibarani ( Golkar).(R1/UM)












