Meneger PTPN IV Regional VII Bersama Kades Teluk Kijing III Dan Masyarakat Sholat Istiqroh Berjamah Memohon Hujan.

Musi Banyuasin | Intelpostnews.com.

Lais-Suasana penuh keikhlasan dan kerendahan hati menyelimuti halaman Kantor Sentral PTPN IV Regional VII, usai pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah hari ini. Puluhan masyarakat bersatu dalam satu barisan, menengadahkan tangan ke langit, memohon curahan rahmat dan turunnya hujan dari Allah SWT, di tengah teriknya kemarau yang kian terasa menyengat di wilayah Kecamatan Lais dan sekitarnya.

Sholat Istiqroh berjamaah doa bersama memohon pertolongan allah swt.

Usai melaksanakan kewajiban Sholat Jumat berjamaah, jamaah tidak langsung beranjak pulang. Semua tetap tertib berbaris di halaman PTPN IV Regional VII, melaksanakan Sholat Sunnah Istiqroh berjamaah doa permohonan khusus kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang memberi kesegaran dan kehidupan bagi bumi dan seluruh makhluk-Nya.

Kegiatan yang sarat kebersamaan dan ketakwaan ini dipimpin langsung oleh Manajer PTPN IV Regional VII, M. Zein Shosan, SP., didampingi seluruh staf dan jajaran manajemen PTPN IV Regional VII, serta Kepala Desa Teluk Kijing III, Yupanser Ahmad, SE., bersama perangkat desa dan warga masyarakat setempat.

Ajakan bersatu memohon rahmat, kembali kepada allah SWT dengan penyesalan dan harapan.

Dalam suasana yang penuh kesungguhan dan harapan, Manajer PTPN IV Regional VII M. Zein Shosan, SP., menyampaikan ajakan yang menyentuh hati seluruh jamaah, “Marilah kita bersama-sama menundukkan kepala, merendahkan diri di hadapan Allah SWT, memohon maaf atas segala kelalaian dan dosa kita, dan memohon dengan sungguh-sungguh agar Allah segera melancarkan turunnya hujan yang membawa keberkahan. Bukan hanya untuk kepentingan tanaman atau ladang kita, melainkan demi kesegaran bumi, keselamatan hewan ternak, kelancaran kehidupan seluruh warga, dan keberkahan bagi seluruh alam yang Allah titipkan kepada kita.

“Di saat kemarau berkepanjangan menyengat, mari kita tidak hanya menunggu, tapi kembali kepada Dzat yang menahan dan menurunkan hujan semaunya. Bersatu hati, bersatu doa, bersatu langkah memohon pertolongan-Nya. Semoga Allah menerima doa kita, segera menurunkan hujan lebat yang memberi kesegaran, mengalirkan sungai-sungai, menghidupkan tanaman-tanaman, dan melimpahkan rahmat-Nya yang tak terputus kepada kita semua, Aamiin Yaa Rabbal’alamin.”

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Kijing III Yupanser Ahmad, SE., turut mengajak seluruh warga untuk senantiasa memperbanyak doa, memperbaiki ibadah, dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Kekeringan adalah pengingat dari Allah, agar kita semakin dekat kepada-Nya, semangkin bersatu hati, dan semangkin saling peduli satu sama lain. Semoga doa bersama kita hari ini menjadi alasan turunnya rahmat Allah, dan segera bumi kembali hijau, air kembali mengalir, dan senyuman kembali menyapa setiap rumah kita.”

Dua tangan menengadoh harapan satu hati kepada allah swt.

Seluruh jamaah tampak sungguh-sungguh dalam berdoa, menengadahkan tangan, meneteskan air mata harapan dan penyesalan, memohon kepada Allah SWT agar segera mengabulkan doa bersama ini. Tidak ada perbedaan pangkat, jabatan, atau kedudukan, semua berdiri sama rata, sama rendah, sama memohon rahmat Sang Pencipta langit dan bumi.

Tanda kebersamaan PTPN IV dan masyarakat satu hati, ” Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kebersamaan yang erat antara PTPN IV Regional VII dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Di tengah tantangan musim kemarau, pihak perusahaan tidak berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan hati rakyat, merasakan kekeringan yang dirasakan warga, dan bersama-sama memohon pertolongan Allah demi kebaikan bersama. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial senantiasa dijaga erat, menjadi kekuatan yang menyatukan perusahaan dengan masyarakat sekitar.

“Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Hujan berada dalam genggaman-Nya, dan doa hamba yang bersungguh-sungguh adalah kunci yang memintanya turun. Semoga tak lama lagi awan akan berkumpul, petir akan menyambar, dan butir-butir rahmat Allah akan jatuh membasahi bumi Musi Banyuasin dengan sejuk dan berkah. Aamiin Aamiin Yaa Rabbal’alamin.


(Tim RKT)