Perumda Air Minum Tirta Sukapura Pastikan Stok Air Aman, Gangguan Distribusi Bukan Dampak Kemarau

Intelpostnews.com | Tasikmalaya, Jawa Barat – Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya memastikan ketersediaan air bersih saat ini masih dalam kondisi aman. Gangguan distribusi air yang terjadi di sejumlah wilayah sebelumnya lebih disebabkan oleh pekerjaan proyek drainase, bukan akibat kemarau panjang.

Humas Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Iri Sopyan Sauri, mengatakan, proyek pekerjaan drainase yang dilaksanakan di sejumlah ruas jalan berdampak terhadap jaringan perpipaan milik Perumda.

“Stok air kita masih aman. Kemarin kita terkendala galian drainase dari proyek provinsi. Kita tidak bisa menghindar karena pipa kita berada di bahu jalan. Tentunya ada relokasi dan penutupan aliran yang memerlukan waktu untuk normalisasi,” kata Iri.Rabu (22/07/2026).

Menurutnya, proses normalisasi jaringan perpipaan tidak dapat dilakukan secara instan. Dampak gangguan tersebut juga masih dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah dengan elevasi tinggi.

“Jadi, itu bukan karena kemarau. Sampai saat ini kondisinya masih tahap aman,” ujarnya.

Iri menjelaskan, pekerjaan proyek drainase di sejumlah wilayah, termasuk kawasan perkotaan, dapat memberikan dampak terhadap kelancaran distribusi air. Terlebih, apabila terjadi kerusakan pada jaringan pipa akibat terkena alat berat.

“Kalau pipa patah terkena beko, mau tidak mau harus kita sambung dengan pipa yang baru. Itu memerlukan waktu yang lumayan lama,” jelasnya.

Untuk meminimalisasi gangguan distribusi, tim teknis Perumda Air Minum Tirta Sukapura terus melakukan pemantauan dan perbaikan jaringan. Bahkan, petugas teknis melakukan piket siang dan malam, terutama karena sebagian pekerjaan proyek dilakukan pada malam hari.

“Tim teknik kita terus berkoordinasi dan piket siang malam, terutama malam hari karena pekerjaan proyek dilakukan malam,” katanya.

Siapkan Bantuan Air Tangki

Mengantisipasi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kerawanan air, Perumda Air Minum Tirta Sukapura juga menyiapkan armada tangki untuk membantu suplai air bersih.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan air dapat mengajukan permohonan melalui kantor pelayanan terdekat. Selanjutnya, cabang atau unit Perumda akan mempersiapkan armada tangki untuk melakukan pengiriman.

“Wilayah yang memerlukan air dan mencakup RT atau RW, kami menyediakan armada tangki untuk menyuplai. Syaratnya pelanggan datang ke kantor pelayanan terdekat. Nanti dari cabang dan unit bersiap menyuplai, sementara pelanggan menyiapkan tempat penampungan,” ungkap Iri.

Bantuan air tersebut juga dapat diberikan kepada masyarakat yang bukan pelanggan Perumda. Dalam pelaksanaannya, Perumda bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Seperti kemarin di wilayah Bojonggambir ataupun Cihaurbeuti, kita juga support dengan kerja sama bersama BPBD. Nanti air dikirim menggunakan tangki dan tidak dipungut biaya,” jelasnya.

Namun, Iri menegaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Sukapura tidak melayani penjualan air tangki secara komersial.

“Kita hanya melayani bantuan. Kalau masyarakat ingin membeli air tangki, silakan ke pihak swasta,” katanya.

Sumber Air Diproyeksikan Aman Tiga Bulan ke Depan

Terkait ketersediaan sumber air, Iri menyebut kondisi sumber air di kawasan pegunungan masih cukup baik. Hujan yang terjadi di sejumlah wilayah turut membantu menjaga ketersediaan air baku.

“Untuk sumber air di gunung, terkadang malam hari sudah ada hujan. Insyaallah sumber air untuk ke depan masih aman untuk tiga bulan ke depan,” pungkasnya.

Perumda Air Minum Tirta Sukapura pun mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi gangguan distribusi atau membutuhkan bantuan suplai air bersih melalui kantor pelayanan terdekat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.