Proyek Rehabilitasi Irigasi Baranangsiang Capai 58 Persen, Warga Sukaratu Rasakan Dampak Positif

Intelpostnews.com – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Baranangsiang di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir September 2025, pekerjaan yang digarap oleh CV Gemilang telah mencapai sekitar 58,3 persen.

Proyek senilai Rp2,469 miliar ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan papan informasi, kegiatan berada di bawah naungan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Citanduy. Pekerjaan dimulai pada 30 Juli 2025 dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Wawan, perwakilan CV Gemilang, menyatakan komitmennya untuk menjaga mutu dan ketepatan waktu pelaksanaan. “Alhamdulillah progres saat ini sudah mencapai sekitar 53 persen. Hari ini kami menerjunkan sekitar 25 orang pekerja, termasuk warga sekitar agar mereka juga ikut merasakan manfaat proyek ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (28/9/2025).

Menurut Wawan, pelibatan tenaga kerja lokal tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas konstruksi berlangsung di sejumlah titik, meliputi perbaikan bangunan irigasi utama, pembangunan saluran sekunder, serta penataan material batu dan beton. Sejumlah pekerja terlihat mengerjakan pasangan batu kali pada dinding saluran irigasi.

Gelar, konsultan pengawas lapangan, menyampaikan bahwa proyek telah memasuki minggu ke-7 dengan progres total 58,3 persen. “Bendung sudah mencapai 90 persen, saluran inti sekitar 80 persen. Dari tiga ruas, baru satu ruas yang progresnya mencapai 80 persen. Kami terus mengontrol kualitas material dan metode kerja agar hasilnya kokoh dan bermanfaat bagi petani,” jelasnya.

Ia juga mengakui tantangan medan dan cuaca yang kerap berubah cepat. “Tidak ada kendala signifikan, hanya hujan deras sesekali yang menunda pekerjaan beberapa jam. Jumlah pekerja fluktuatif, antara 21 hingga 30 orang, termasuk warga lokal. Kami pastikan keselamatan kerja tetap jadi prioritas,” tambahnya.

Dukungan masyarakat pun mengalir. Iis (52), warga setempat, menyambut baik proyek tersebut. “Saluran irigasi sebelumnya sering tersumbat. Dengan rehabilitasi ini, kami berharap air bisa mengalir lebih merata ke sawah. Banyak warga juga ikut bekerja, jadi bisa menambah penghasilan,” tuturnya.

Iis menambahkan, proyek ini turut memperbaiki akses jalan dan mengurangi risiko banjir kecil di area persawahan. “Kalau irigasinya bagus, sawah jadi lebih subur dan hasil panen meningkat. Harapannya, setelah selesai nanti, pemerintah tetap merawat agar kualitasnya terjaga,” ujarnya penuh harap.

Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Baranangsiang diharapkan mampu meningkatkan distribusi air bagi lahan pertanian di wilayah Sukaratu dan sekitarnya. CV Gemilang menargetkan pekerjaan rampung sesuai jadwal, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, terutama dalam menghadapi musim kemarau.