Sukabumi | Intelpostnews.com
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Sukabumi, Fauzie Hikmatussalam, S.Kom., M.I.Kom., menyampaikan pandangannya terkait pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar.Menurutnya, Rakernas tersebut menjadi momentum strategis bagi konsolidasi kekuatan politik PSI secara nasional.Fauzie menilai, bergabungnya sejumlah tokoh politik nasional ke dalam barisan PSI, salah satunya Rusdi Masse, merupakan sinyal kuat terjadinya pergeseran arus politik nasional.
Ia menyebut fenomena ini sebagai “gelombang deras” yang membawa semangat baru, energi baru, serta optimisme terhadap masa depan PSI sebagai partai yang semakin diperhitungkan di kancah politik nasional.“Masuknya tokoh-tokoh nasional ke PSI bukan sekadar perpindahan politik biasa, tetapi merupakan indikator meningkatnya kepercayaan terhadap PSI sebagai rumah besar perjuangan politik ke depan,” ujar Fauzie.
Lebih lanjut, Fauzie menegaskan bahwa dampak konsolidasi politik yang terjadi di Sulawesi Selatan tidak akan berhenti di tingkat regional semata. Ia meyakini, efek politik dari Rakernas PSI Makassar akan menjalar ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Barat dan Kota Sukabumi secara khusus.Menurutnya, Rakernas ini menjadi titik awal lahirnya gelombang baru kaderisasi dan penguatan struktur partai di daerah.
Ia memprediksi banyak tokoh daerah, baik dari kalangan politisi, profesional, maupun aktivis, akan mulai bergabung dan mengambil peran aktif di PSI pasca Rakernas.“Pasca Rakernas Makassar, kami optimis akan muncul banyak tokoh daerah yang bergabung ke PSI. Ini adalah momentum kebangkitan dan perluasan kekuatan PSI di daerah-daerah, termasuk di Kota Sukabumi,” lanjutnya.
Fauzie juga menyampaikan bahwa dinamika politik tersebut akan mulai terlihat secara konkret dalam agenda Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Sukabumi yang akan digelar dalam waktu dekat. Rakorda tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi sekaligus pintu masuk bagi tokoh-tokoh baru yang ingin berkontribusi dalam perjuangan politik PSI di tingkat lokal.
Dengan nuansa khas Sunda, Fauzie menutup pernyataannya dengan ungkapan penuh makna yang ia sebut sebagai “jampe” atau doa penyemangat.“Sebagai orang Sunda, saya sudah di jampe: jampe-jampe harupat, geura gede, geura lumpat, oleh Mas Ketum Kaesang Pangarep,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia menegaskan bahwa Rakorda PSI Kota Sukabumi nantinya akan menjadi momentum penting untuk melihat arah dukungan serta konfigurasi kekuatan politik baru di daerah.
“Rakorda PSI Kota Sukabumi akan menjadi ajang untuk melihat secara langsung dinamika politik yang berkembang. Kita tunggu bersama arah dan kekuatan baru PSI ke depan,” pungkas Fauzie.(Sams)












