SMPN 1 Parungponteng Dapat Kucuran Dana Revitalisasi Rp 577 Juta, Fokus Rehabilitasi Kelas dan Musola

Intelpostnews.com- Tasikmalaya, Jawa Barat,- Upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan mutu infrastruktur pendidikan kembali diwujudkan melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025. Salah satu penerima manfaatnya adalah SMP Negeri 1 Parungponteng, yang beralamat di Jl. Parungponteng No. 17, Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

Sekolah ini menerima bantuan sebesar Rp 577.000.000,- yang dialokasikan untuk merehabilitasi empat ruang kelas berukuran 9×9 meter lengkap dengan mebelernya, serta satu unit musola berukuran 8×8 meter yang juga dilengkapi fasilitas pendukung. Rehabilitasi ini tidak hanya menyasar aspek fisik bangunan, tetapi juga bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan kondusif bagi siswa dan tenaga pendidik.

Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sekolah, yang mulai bekerja sejak 20 September 2025. Proyek ini direncanakan rampung dalam waktu 90 hari kalender, dengan target penyelesaian pada 18 Desember 2025. Hingga pertengahan Oktober, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen, mencerminkan komitmen kuat dari seluruh pihak yang terlibat.

Kepala SMP Negeri 1 Parungponteng, Drs. Yoyo Yohanda, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, bahkan hingga ke pelosok daerah. Harapan kami, proses pembangunan ini berjalan lancar dan hasilnya bisa segera dinikmati oleh para siswa,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp miliknya, Rabu (22/10/2025).

Lebih lanjut, Drs. Yoyo menekankan bahwa revitalisasi ini akan berdampak signifikan terhadap semangat belajar siswa dan kenyamanan guru dalam mengajar. “Ruang kelas yang layak dan musola yang representatif bukan hanya soal fisik, tapi juga menyangkut nilai-nilai spiritual dan psikologis yang mendukung proses pendidikan secara holistik,” tambahnya.

Program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Pemerintah menargetkan ribuan sekolah di seluruh Indonesia dapat memperoleh manfaat serupa, terutama yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dengan adanya dukungan ini, SMP Negeri 1 Parungponteng diharapkan mampu menjadi contoh sekolah yang terus berkembang, baik dari sisi sarana maupun kualitas pembelajaran, demi mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.