Ungkapan Seorang Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Yang Menjadi Korban Penganiayaan Oleh Teman Sesama Kampus

Palembang – Intelpost.News.Com.
(08-10-2022).

Palembang – Litbang UIN Raden Patah Palembang mengungkap pakta baru tentang peristiwa yang terjadi penganiayaan dan pengeroyokan antar panitia terhadap seorang mahasiswa berinisial Arya putra lesmana sebagai korbannya.

Ketika di temui awak media korban Arya Putra Lesmana secara terbuka menceritakan kronologis yang terjadi di alaminya.

Peristiwa itu terjadi pada jumat (30-09-2022),” setelah dari makan siang Arya Putra Lesmana di tunjuk agar menjadi imam dan khatib untuk shalat jumat bersama,” Jelasnya.

Arya sebagai mahasiswa menginjak semester tiga pada fakultas tersebut.

Di jelaskannya,” dia memberikan klarifikaski yang terkait video permohonan maaf dan pengakuannya atas penyebaran hoak yang sempat viral di media sosial.

Hal itu di jelaskannya, bahwa dia membuat video tersebut di bawah tekanan mereka.

Dia di paksa untuk menghapal kalimatnya, dan bila mana salah saya di pukul, dan kalau kalimatnya benar mereka tepuk tangan, ungkapnya.

Karena beberapa kali sempat jawaban saya salah kepala saya di tutup pakai sarung mukena lalu saya di pukuli, biar saya tidak tau siapa yang melakukan pemukulan itu, Jelasnya.

Kuasa hukum dari Arya Putra Lesmana, Prengki Adiatmo dan Sigit Muhaimin yang berasal dari LBHSB mengatakan,” Bahwa pihaknya telah melakukan upaya dan langkah hukum dengan membuat laporan polisi dua hari yang lalu.

Dan sudah melayangkan surat permohonan atensi serta kepastian hukum atas laporan polisi ke Kapolda Palembang agar ada kepastian hukum, karna kalau tidak di khawatirkan masalah ini dapat berlarut,” jelas Prengki Adiatmo.

Pihak kuasa hukum juga akan meminta bantuan ke Komnas Hak Azasi Manusia (HAM), dan Lembaga Perlindungan Saksi dan korban (LPSK).

“Nanti di hari senin (10-10-2022) kita akan melayangkan surat ke Komnas HAM, karena ada proses penelanjangan di sana dan LPSK untuk mengakomodir kesaksian korban.

Dan hari senin ini akan ada pemeriksaan di Polda SumSel, Ujarnya.


(Herye Astonie AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *