Batqm | intelpostnews.com
Seorang warga mengeluhkan kualitas beras premium jenis IR42 yang dibelinya setelah mendapati kemasan produk tersebut dipenuhi kutu. Beras dengan merek yang disebut-sebut sebagai Beras IR42 Premium itu dikemas oleh PT Rintis Sejahtera Makmur, yang berdomisili di Kepulauan Riau.
Pengalaman pahit ini dialami oleh seorang konsumen yang baru saja pulang dari bepergian. Saat tiba di rumah, sang tante memberitahu bahwa beras yang baru dibeli ternyata telah dipenuhi oleh kutu dalam jumlah yang sangat banyak.
“Pas saya nyampe rumah balek dari main, tante saya bilang berasnya ada kutu sangat banyak. Ini kan beras premium, masa sih banyak kutunya?” ujar konsumen yang enggan disebutkan identitasnya.
Beras IR42 dikenal sebagai salah satu jenis beras dengan bulir kecil dan tekstur pera yang sering digunakan untuk nasi goreng, ketupat, atau lontong. Di pasaran, beras IR42 dibanderol dengan harga sekitar Rp16.500 hingga Rp17.000 per kilogram. Dengan label “premium”, seharusnya kualitas beras ini terjaga, bersih, dan bebas dari kotoran seperti kutu.
PT Rintis Sejahtera Makmur sendiri tercatat sebagai distributor yang menangani berbagai merek produk pangan, termasuk beras merek Anak Ajaib yang sempat menjadi sorotan. Alamat perusahaan terdaftar di Komplek Citra Buana Industrial Park I Blok M Nomor 01-02, Kepulauan Riau.
Sebelumnya, Polda Kepulauan Riau melalui Satgas Pangan memang telah melakukan pengambilan sampel beras premium dari berbagai distributor, termasuk PT Rintis Sejahtera Makmur, untuk diuji di laboratorium guna memastikan kualitas dan keamanannya. Namun, temuan kutu dalam kemasan beras premium ini menunjukkan bahwa pengawasan mutu produk masih perlu ditingkatkan, terutama terkait cara penyimpanan sebelum sampai ke tangan konsumen.
Konsumen yang menemukan beras berkutu disarankan untuk segera melaporkan temuan tersebut ke instansi terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), guna dilakukan penindakan lebih lanjut. ( Nando )












